Hello, welcome to my blog. Disini kamu-kamu bisa ngebaca tentang tulisan aku, dari kehidupan ku sehari-hari, kesukaan ku, pokoknya semuanya deh numpuk jadi satu disini. Pokoknya buat kalian yang udah ngebuka and ngebaca my blog thank’s yah atas kunjungannya.

Kamis, 09 Februari 2012

Dimana Hutan Ku?

| |


Nah sekarang aku mau cerita tentang kota ku, aku sebenarnya asli orang Jawa cuma aku lahir dan besar di Samarinda. Nah kalo lum ada yg tau Samarinda itu ibu kota Kalimantan Timur, kebanyakan orang di luar sana taunya Kalimantan Timur ibu kotanya Balikpapan pii sebenarnya ibu kota Kalimantan Timur ya Samarinda. Nah Balikpapan itu kotanya bersih, rapi, bandara internasional Kalimantan Timur juga adanya di Balikpapan, banyak perusahan asing disana, jadi masyarakat disana kebanyakan sebagai karyawan perusahaan asing atau pun karyawan swasta, nah Balikpapan terkenal juga sebagai kota beriman. Nah sekarang kita balik gii ke Samarinda nii kota dikenal sebagai kota tepian ataupun kota perniagaan, kalo ditanya bersihan mana Balikpapan ama Samarinda ya aku jawab jujur ya Balikpapan, Balikpapan itu kotanya tertata rapi dan bersih dan itu semua berbanding terbalik dengan Samarinda. Nah di Samarinda kebanyakan masyarakatnya kerja sebagai pedagang jadi perdagangan di Samarinda jadi nomor satu disini, nah kalo ngomongin Samarinda itu nggak ada habisnya. Pertama Samarinda itu panas, macet, banjir, hujan sebentar aja semua jalur utama Samarinda pasti banjir padahal dulu waktu kecil Samarinda itu nggak macet dan nggak juga banjir.
Nah sekarang kita balik gii di kehidupan ku, namanya juga blog ku jadi kehidupan ku juga masuk. HeHe, pede deh gue. Nah aku nii anak kedua dari dua bersaudara, kakak ku cowo udah kerja. Kakak ku kerja di konsultan lingkungan, nah kalo lum ada yg tau konsultan lingkungan itu ngapain seh aku kasih tau deh. Konsultan lingkungan itu kerjanya ya ninjau keadaan lingkungan yg SDAnya udah dipergunakan, biasanya dikenal dengan AMDAL. Nah kebanyakan kakak ku nangani pertambangan, kakak ku sering ke luar kota buat ninjau pertambangan yg ada disana trus dibuat kan reklamasi lahannya. Nah tiap pertambangan yg berijin dari pemerintah dan setiap mereka mau buka lahan atau perbaharui lahan setiap 5 tahun sekali ya mereka harus buat laporan reklamasi lahan. Nah kenapa aku ngerti tentang reklamasi lahan cuz dari kakak ku kuliah ampe kerja aku sering bantui dia ngerjain tugas-tugasnya, jadi sedikit-sedikit aku ngerti masalah kuliah ataupun kerjaannya kakak ku.
Kalo ngomongin pertambangan pasti ada dampaknya kan, nah nii dia dampak dari semua pertambangan di Samarinda. Banjir dimana-dimana karena nggak adanya penyerapan air hujan, pembangunan perumahan dimana gunung-gunung dikeruk dijadikan perumahan, macet banyaknya investor asing masuk ke sini dan membludaknya transportasi pribadi membuat keadaan kota Samarinda macet, polusi, dan panas. Nah pertambangan di Samarinda itu nggak hanya yg berijin pii juga ada yg tanpa ijin jadi mereka nggak ada reklamasi lahan ngebuat kerusakan lingkungan yg parah, pokoknya ngebuat kota Samarinda hancur-hancuran deh nggak tau deh pemerintah kota Samarinda nii gimana bisa ngasih ijin yg padahal sebenarnya membuat kerusakan lingkungan, yg lebih parah lagi baru kemarin di daerah Palaran kejadian banjir lumpur akibat pertambangan di sana,  sebenarnya dramatis kalo dilihat semua itu, dimana tanggung jawab pemerintahan kota Samarinda?
              Kerusakan lingkungan nggak terjadi disitu aja, setiap kita mau ke Samarinda – Balikpapan pasti kita ngelihat hutan di Kalimantan nii nggak seindah dulu, kita jalan beberapa kilometer dekat bukit Soeharto pasti kita ngelihat ada lahan tambang, nggak jauh lagi ada lagi lahan tambang. Bukan hanya lahan tambang pii juga perkebunan sawit, dimana yg pernah kita tonton di berita adanya pembunuhan beberapa Orang Utan karena mereka mengancam perkebunan sawit. Sebenarnya kan mereka merusak lahan sawit karena tidak adanya lahan untuk mereka mencari makan, akhirnya mereka ngambilin sawit-sawit disana. Nah kalo kita mikir dengan logika saja jika hutan nii habis dibuat lahan pertambangan dan sawit dimana Orang Utan satwa asli Kalimantan nii tinggal, habitatnya diambil oleh manusia karena keserakahan manusia. Dimana Orang Utan nii akan tinggal, akan berkembang biak, seperti kita kalo rumah kita diambil kita pasti marah karena kita nggak tau akan tinggal dimana karena kita membutuhkan tempat tinggal untuk kita istirahat. Begitu juga Orang Utan jika hutannya habis dimana mereka akan istirahat dan berkembang biak, ya akhirnya Orang Utan nii akan punah. Buat kedepan kita nggak akan bisa lagi ngeliat Orang Utan secara langsung, dimana kita bisa ngeliat mereka lagi? Bahkan cucu dan cicit kita kedepan nggak bisa ngelihat Orang Utan secara langsung mereka hanya bisa mengenal satwa asli Kalimantan yg mempunyai gen yg sama dengan kita hanya di sebuah gambar. Sangat miris memang keadaan lingkungan sekarang, aku harap walaupun para manusia menebag hutan lakukanlah reboisasi jangan reboisasi 30% pii penebangan 70% itu sama aja. Lakukanlah secara seimbang agar tidak adanya mahluk hidup yg merasa dirugikan, buat pemerintah tolong diperhatikan semua kerusakan lingkungan nii.
Nii poto hutan Kalimantan yang telah rusak

Jika para Orang Utan dan Beruang Madu nii bisa berbicara, pasti mereka berkata "kembalikan hutan ku, akan tinggal dimana kita nanti kalo hutan kita diambil alih oleh manusia?"

0 komentar:

go-top

Posting Komentar




Follower

Labels

My Video

 
 

Rock 'N Roll Girl | Diseñado por: Compartidísimo
Con imágenes de: Scrappingmar©

 
top