Akhir dari penderitaan skripsi nii nggak hanya disini aja, aku dapat dosen pembimbing yang beda pemikiran (nah lengkap kan penderitaan ku dah). Jadi pas konsul dosen nii maunya nii, ntar konsul gii dosen satunya maunya nii (paksa jadi mahasiswa ngikut aja). Nah pii pembimbing 1 ku nii Ibunya baik banget dia yang selalu nyemangati ayo kapan lulusnya, cepat seminar biar cepat lulus pokoknya pembimbing 1 ku nii nggak mau ngerepotin mahasiswanya (the best dh my lecture).
ampe sekarang juga nii skripsi masih terongok diatas meja didalam tasnya dan map birunya, skripsi tu bikin dunia berasa mau kiamat. Skripsi nii ujian jiwa, mental, hati, kuping dan segala macamnya. Skripsi nii antara hidup dan mati, skripsi nii penentu masa depan di perguruan tinggi, skripsi membuat mahasiswa dilema, skripsi nii ngebuat jiwa dan emosional meluap-luap, pokoknya skripsi nii tekan batin, penyemangat orang tua dan penyemangat dalam menjalani hidup.







0 komentar:
Posting Komentar