Tokoh dunia yang aku sukai itu
selain Adolf Hitler yaitu, Mustafa Kemal Attaturk. Mustafa Kemal Attaturk
adalah tokoh nasional yang sekuler kemudian menyingkirkan khalifah terakhir
Dinasti Otsmaniyah pada tahun 1924, peristiwa ini tercatat sebagai pembubaran
sistem kekhalifahan Sunni. Nama kecil sebenarnya hanya Mustafa sedangkan Kemal
yang artinya sempurna diberikan oleh salah satu gurunya ketika masih kecil
karena dia dikenal cukup cerdas, gelar Attaturk yang artinya Bapak Rakyat Turki
dipakainya sendiri sebagai pelengkap yang dimintakannya kepada bangsanya.
Mustafa Kemal Attaturk lahir di Salonika pada tahun 1881 dari ayah seorang
tukang kayu dan ibu seorang yang pendiam.
Setelah menamatkan sekolah lanjutan
atas Mustafa remaja melanjutkan sekolah akademi militer di Harbiye
Konstantinopel, ketika berpangkat kolonel dia bekerja sama dengan Jendral Enver
Pasha namun mereka berdua mempunyai perbedaan prinsip karena Mustafa lebih
terkesan nasionalis. Dalam beberapa perang melawan Inggris, Mustafa semakin
popular dan pangkatnya dinaikkan menjadi jendral. Jendral Enver Pasha jatuh
bersamaan dengan kekalahannya Jerman dalam PD I, Mustafa dapat banyak bantuan
dari Uni Soviet walaupun dia tidak mengikuti faham komunis yang ditawarkan oleh
Lenin. Pada tahun 1920 Mustafa membentuk Majelis Nasional di Ankara.
Pertentangannya dengan sultan semakin terlihat dan Mustafa menganggap bahwa
Islam yang orthodox akan menghalangi jalannya menuju Turki yang modernis dan
demokrasi, untuk itu Mustafa menggulingkan sultan.







0 komentar:
Posting Komentar